IMPLIKASI PEMBERDAYAAN KAMPUNG MANDIRI PANGAN MELALUI INTEGRASI URBAN FARMING BUDIKDAMBER DI DESA SUNGAI BATANG KECAMATAN MARTAPURA KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Authors

  • Fitri Mahyudi Fakultas Pertanian Universitas Achmad Yani Banjarmasin
  • Husinsyah Politeknik Islam Syekh Salman Al Farizi Rantau
  • Yarna Hasiani Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan MAB

DOI:

https://doi.org/10.57216/ins.v3i2.47

Keywords:

urbanfarming, budikdamper, maggot

Abstract

Perkembangan masyarakat yang semakin modern dan tantangan ketahanan pangan yang semakin nyata membuat konsep pemberdayaan kampung mandiri pangan melalui integrasi urban farming dan budikdamber (budidaya lele dalam ember) menjadi sorotan utama. Dimana urban farming dan budikdamber merupakan suatu konsep pertanian atau perkebunan yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Melihat hal tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk mengimplikasikan pemberdayaan kampung mandiri pangan, khusunya   Desa Sungai Batang melalui integrasi urban farming budikdamber. Metode yang digunakan adalah studi lapangan, observasi langsung serta wawancara. Melalui metode tersebut, hasil yang diperoleh adalah budikdamber yang dibuat dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan masyarakat setempat sehingga dapat memenuhi kebutuhan protein hewani dari hasil budidaya mandiri. Selain itu, teknik akuaponik untuk budidaya kangkung yang diterapkan secara bersamaan dengan budikdamber juga akan menghasilkan bahan pangan berupa sayuran yang dapat menjadi suplai nabati bagi masyarakat dan bisa menjadi hasil jangka panjang bagi warga setempat

Downloads

Published

2026-02-05

How to Cite

Mahyudi, F., Husinsyah, & Hasiani, Y. (2026). IMPLIKASI PEMBERDAYAAN KAMPUNG MANDIRI PANGAN MELALUI INTEGRASI URBAN FARMING BUDIKDAMBER DI DESA SUNGAI BATANG KECAMATAN MARTAPURA KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 3(2). https://doi.org/10.57216/ins.v3i2.47