Nilai Sosial Tradisi Tari Bungo Inai Karoteh dalam Acara Pernikahan Masyarakat Simalinyang, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
DOI:
https://doi.org/10.57216/pah.v22i1.27Keywords:
Nilai Sosial, Tradisi Tari Bungo Inai Karoteh, Pernikahan, Masyarakat, Kabupaten KamparAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai sosial dalam tradisi Tari Bungo Inai Karoteh pada acara pernikahan masyarakat Simalinyang, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Tari ini merupakan warisan budaya yang mengandung makna simbolik dan berperan dalam menjaga identitas serta kohesi sosial masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tokoh adat dan warga setempat yang terlibat langsung dalam pelaksanaan tari, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Bungo Inai Karoteh mengandung lima nilai sosial utama: gotong royong, kebersamaan lintas suku, keberlanjutan nilai antar generasi, rasa tanggung jawab bersama, dan kepedulian sosial. Tari ini juga memiliki peran penting dalam membangun solidaritas komunitas dan menjadi media transmisi nilai-nilai adat kepada generasi muda. Meskipun demikian, eksistensinya menghadapi tantangan dari arus modernisasi dan menurunnya minat generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya revitalisasi budaya untuk memastikan keberlanjutan tradisi ini di masa depan.
Downloads
References
Annisa Syafwan, N., & Indrayuda, I. (2022). Makna Tari Inai Dalam Prosesi Malam Berinai Pada Adat Perkawinan Masyarakat Desa Teluk Majelis Kecamatan Kuala Jambi. Jurnal Sendratasik, 11(3), 402. https://doi.org/10.24036/js.v11i3.118529
Derung, T. N. (2019). Gotong Royong Dan Indonesia. SAPA - Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 4(1), 5–13. https://doi.org/10.53544
Fauzan, R., & Nashar, N. (2017). “Mempertahankan Tradisi, Melestarikan Budaya” (Kajian Historis dan Nilai Budaya Lokal Kesenian Terebang Gede di Kota Serang). Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah, 3(1), 1. https://doi.org/10.30870
Febriyanto, B., & Supriatna, M. (2023). Mudun Lemah: Integrasi Nilai Tanggung Jawab Berbasis Kearifan Lokal Di Sekolah Dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 814–824. https://doi.org/10.31949
Jannah, W., Fatoni, A. A., Asmanih, Santoso, E., Zaman, H. M. B., Hidayati, N., Rachmaidar, Resdianto, Y., & Asril, Y. A. (2025). Membangun Kebersamaan di Rusunawa: Penguatan Solidaritas dan Keharmonisan Masyarakat" Wirdatul. HIKMAYO Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 93–99. https://doi.org/10.56606
Jayanti, S., & Indrayuda. (2024). Tari Inai Bagi Status Sosial Masyarakat Pengguna dalam Kegiatan Malam sebagai bangsa yang multicultural . Kenyataan tersebut sulit diingkari bahwa bangsa Indonesia Tari Inai Bagi Status Sosial Masyarakat Pengguna dalam Kegiatan Malam Berinai di Jabung tim. Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, Dan Teknologi, 1(3). https://doi.org/10.62383
Putri, D. Y. (2017). Makna Tari Inai Pada Masyarakat Melayu Desa Pekan Labuhan Kota Medan. Gesture: Jurnal Seni Tari, 6(2). https://doi.org/10.24114
Safrizal. (2025). Silaturahmi Sebagai Sarana Komunikasi Interpersonal Dalam Mempererat Hubungan Sosial: Perspektif Hadits. Jurnal Penelitian Dan Studi Ilmu Komunikas, 6(1), 09–26. https://doi.org/10.32897
Wibowo, D. E., & Widyanarto, W. (2021). Dialektika Kreatif Penataan Tari Inai dari Panggak Laut, Daik Lingga, Kepulauan Riau Dalam Tari Seri Inai. Jurnal Kajian Seni, 7(1), 54. https://doi.org/10.22146/jksks.59589
Zandroto, F. (2024). Nilai Karakter Pada Tradisi Tari Inai Masyarakat Tanjung Jabung Timur. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sejarah, 3(1), 132–142. https://doi.org/10.22437/krinok.v3i1.30071
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hajar Nurul Izzati, Farid Tri Febrian, Yospi Merlin3, Hendri Marhadi, & Mahmud Alpusari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



