Tradisi Pedagi Pada Masyarakat Dayak Pangkodant di Embaong Kelurahan Bunut Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau

Authors

  • Olivia Tarida Tiurma Uli Purba* Universitas Tanjungpura
  • Amrazi Zakso Universitas Tanjungpura
  • Haris Firmansyah Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.57216/pah.v21i1.71

Keywords:

Tradisi Pedagi, Dayak Pangkodant, Nilai-Nilai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan suatu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Dayak Pangkodant di Embaong yaitu tradisi Pedagi. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Latar belakang terjadinya tradisi Pedagi pada masyarakat Dayak Pangkodant di Embaong Kelurahan Bunut Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih masyarakat Dayak Pangkodant kepada Penompa (Tuhan) atas segala kesehatan dan berkat yang telah diberikan melalui perantara Pedagi Akek Badol dan Akek Cuer. Tahap pelaksanaan tradisi Pedagi terdiri dari tempat pelaksanaan tradisi Pedagi, Masyarakat mengadakan musyawarah, masyarakat yang mengikuti Tradisi Pedagi di Embaong, dan Penyelenggaraan ritual adat Pedagi di Embaong. Nilai-Nilai dalam tradisi Pedagi pada masyarakat Dayak Pangkodant di Embaong terdiri dari nilai religius, nilai gotong royong, dan nilai budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alghifari, L. M. M., Dahlan;, Sumardi, L., & Yuliatin. (2022). Tradisi Patus Masyarakat Suku Sasak INFO ARTIKEL ABSTRAK. CIVICUS : Pendidikan Penelitian Pengabdian Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan, 10(2), 6–11.

Azhari, M. (2019). Eksisting Kearifan Lokal Masyarakat Suku Dayak Kalimantan Tengah Di Era Agama Dan Modernisasi. Conference on Islamic Studies (ICIS) IAIN, 225–233. http://prosiding.iainponorogo.ac.id/index.php/icis/article/download/16/16

Bernadus, M. E. (2024). Penghormatan kepada Para Leluhur dalam Ritus Bau Lolon dan Perbandingannya dengan Devosi kepada Para Kudus. Jurnal Adat Dan Budaya, 6(1), 41–48.

Darmadi, H. (2016). Dayak Asal-Usul Dan Penyebarannya. SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial, 3(2), 322–340. https://journal.ikippgriptk.ac.id/index.php/sosial/article/view/376

Elvandari, E. (2020). Sistem Pewarisan Sebagai Upaya Pelestarian Seni Tradisi. GETER : Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 3(1), 93–104. https://doi.org/10.26740/geter.v3n1.p93-104

Faridah, S. (2020). KONSEPSI TENTANG TUHAN DALAM SANSANA MASYARAKAT DAYAK NGAJU. Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial Budaya, 16(2), 8.

Maryani, A., Wibowo, B. P. P., Prasasti, S. D., Cemara, F. D., & Josep, D. F. (2022). Nilai Gotong Royong Budaya Robo-Robo dalam Pengembangan Materi Pembelajaran IPS di SMP. Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS, 2(1), 19–24. https://doi.org/10.26418/skjpi.v2i1.53512

Rahmawati, N. P. N. (2015). MENGENAL SUKU DAYAK KODATN DAN RELIGINYA. https://id.scribd.com/document/789576072/2015-2-Mengenal-Suku-Dayak-Kodatn-Dan-Religinya

Ramadinah, D., Setiawan, F., Ramadanti, S., & Sulistyowati, H. (2022). Nilai-Nilai Budaya Dan Upaya Pembinaan Aktivitas Keagamaan di MTS N 1 Bantul. PANDAWA : Jurnal Pendidikan Dan Dakwah, 4(1), 84–95. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pandawa

Ramdhan, M. (2021). METODE PENELITIAN. Cipta Media Nusantara.

Rofiq, A. (2019). Tradisi Slametan Jawa Dalam Perpektif Pendidikan Islam. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 15(2).

Rosana, E. (2017). Dinamisasi Kebudayaan Dalam Realitas Sosial. Jurnal Al-Aadyan, 12(1), 16–30.

Rosianti, & Buwono, S. (2021). Tradisi Umpan Kampung Bagi Masyarakat Di Dusun Temurak Desa Meliau Hilir Kabupaten Sanggau. Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS, 1(1), 35–44. https://doi.org/10.26418/skjpi.v1i1.48922

Syakhrani, A. W., & Kamil, M. L. (2022). Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal. Journal Form of Culture, 5(1), 1–10.

Wekke, dkk. (2019). Metode Penelitian Sosial. Gawe Buku. https://www.researchgate.net/publication/344211045

Windiani, & Rahmawati, F. N. (2016). Menggunakan metode etnografi dalam penelitian sosial *). 9(2), 87–92.

Yusriadi. (2018). IDENTITAS DAYAK DAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT. Handep, 1(2), 1–16. https://www.researchgate.net/publication/331237584_IDENTITAS_DAYAK_DAN_MELAYU_DI_KALIMANTAN_BARAT/link/5c6e017c299bf1e3a5b8d011/download

Downloads

Published

2025-04-01

How to Cite

Purba, O. T. T. U., Zakso, A., & Firmansyah, H. (2025). Tradisi Pedagi Pada Masyarakat Dayak Pangkodant di Embaong Kelurahan Bunut Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau. Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya, 21(1), 169–181. https://doi.org/10.57216/pah.v21i1.71

Issue

Section

Articles