Tradisi Bakar Batu Suku Dani Provinsi Papua Pegunungan
DOI:
https://doi.org/10.57216/pah.v22i1.29Keywords:
Tradisi Bakar Batu, Suku Dani, Papua Pegunungan, Pelestarian Budaya, Solidaritas SosialAbstract
Tradisi Bakar Batu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Suku Dani di Papua Pegunungan yang masih lestari hingga saat ini. Tradisi ini bukan hanya sekadar metode memasak secara tradisional menggunakan batu panas, tetapi memiliki makna sosial, spiritual, dan ekologis yang mendalam. Bakar Batu biasanya dilaksanakan pada berbagai momentum penting seperti kelahiran, pernikahan, kematian, penyelesaian konflik adat, dan sebagai ungkapan rasa syukur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna, nilai, serta fungsi sosial dari tradisi Bakar Batu dalam kehidupan masyarakat Suku Dani di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara daring bersama tokoh adat asli Papua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini menjadi media perekat sosial yang efektif, sarana edukasi nilai adat bagi generasi muda, sekaligus ritual penyucian spiritual yang tetap dihormati masyarakat hingga kini. Meskipun menghadapi tantangan akibat modernisasi, masyarakat adat tetap mempertahankan tradisi ini sebagai identitas budaya dan simbol persatuan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah, sekolah, dan media dalam pelestarian tradisi Bakar Batu, agar nilai-nilai luhur di dalamnya tidak tergerus oleh zaman.
Downloads
References
Dute, H. (2022). Integrasi Islam dan Budaya: Studi Budaya Bakar Batu Masyarakat Papua Pegunungan di Kota Jayapura. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 21(1), 85–98. https://doi.org/10.18592/jiiu.
Ismail, M. (2020). Strategi Pengembangan Pariwisata Provinsi Papua. Jurnal Inovasi Kebijakan, 4(1), 59–69. https://doi.org/10.21787/mp.4.1.2020.59-69
Ismail, R., & Helmawati, A. (2018). Meningkatkan SDM berkualitas melalui pendidikan: menyiapkan SDM Papua yang berdaya saing. In Alfabeta: Bandung.
Kadir, A. (2017). Melihat Indonesia dari Jendela Papua: Kebinekaan dalam Rajutan Budaya Melanesia. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 1(2), 225–246. https://doi.org/10.21580/jsw.2017.1.2.2034
Merina, B., & Muhaimin. (2023). Kearifan Lokal dan Hukum Adat Suku Dani di Papua. Jurnal Hukum Caraka Justitia, 3(1), 1–23.
Nipur, M., Rumampuk, S., & Jenny Nelly, M. (2022). Tradisi Ritual Bakar Batu Pada Masyarakat Suku Dani Di Distrik Kalome Kabupaten Puncak Jaya Propinsi Papua. 15(2), 1–16.
Nugroho, B. (2025). Identitas dan Budaya di Era Digital. In Jurnal Psikologi Budaya (Vol. 4, Issue 2).
Pakarena, J., Panji, M., Mukti, W., & Wadiyo, W. (2024). Challenges And Transformation : Revealing The Dynamics Of Socio-Cultural Change In The Modern Era Bagaimana Masyarakat Indonesia Merespons Perubahan-Perubahan Ini Adalah Kunci Dalam. 9, 1–7. https://doi.org/10.26858
Polhaupessy, D. Z., Soesanto, E., Maharani, N., Studi, P., Perminyakan, T., Bhayangkara, U., & Raya, J. (2025). Keunikan Suku di Indonesia dalam Mempersatukan Bangsa ditengah Perbedaan Budaya Metode literature. https://doi.org/10.55606
Prastyo, A. T. (2022). Kesadaran Keagamaan dan Harmoni Sosial Muslim Plateau Dieng. At-Tafkir, 15(1), 44–69. https://doi.org/10.32505/at.v15i1.2066
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Etalia Asso, Haya Nisrina Afifah, Yulia Respi, Zofia Maharani, Hendri Marhadi, & Mahmud Alpusari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



